Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian Bagaimana Menurut Pendapat Kalian

Idpengertian.net – Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian, apa yang harus kamu lakukan? Halo sobat pengertian, semoga masih selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu mendapatkan perlindungan serta pertolonganNYA Amin. Kali ini admin akan membagikan satu artikel contoh soal dan juga jawabannya.

Pelajaran agama tentang suudzon memang sangat diperhatikan, bagaimana tidak, dampak negatif yang diakibatkan sangat banyak sekali. Sehingga agama mengatur untuk tidak bersuudzon kepada siapa saja termasuk kepada Allah.

Berburuk sangka atau bersuudzon sangat tidak baik bagi kebahagiaan hati, fikiran dan juga nurani. Kebahagiaan akan timbul jika kita selalu berperasangka baik atau khusnudzon. pertanyaannya Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian bagaimana sikap yang harus kita ambil? Baiklah disini akan kami jelaskan mengenai suudzoon ini agar kalian memahaminya.

Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian
Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian

Apa Itu Suudzon Dan Pengertian Suudzon

Salah satu akhlak yang tercela menurut ajaran agama islam yaitu memiliki prasangka burung atau melakukan perilaku suudzon. Dia termasuk dalam kategori penyakit hati yang akan dengan mudah merusak keimanan seseorang, khususnya muslim.

Agama islam terus memberikan pengertian kepada umatnya untuk menjauhi perilaku atau akhlak yang tercela, salah satunya suuzon. Kesempurnaan iman dan fondasi keimanan seseorang semua tergantung pada kemuliaan akhlak. Seperti sabda nabi yang artinya:

“Orang mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah yang paling baik akhlaknya”

Tidak hanya sabda Nabi Muhammad SAW saya, bahkan Allah SWT telah berfirman didalam surat Al-Hujarot Ayat 12 yang artinya:

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka [kecurigaan atau suuzan], karena sebagian dari buruk sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya … ” (QS. Al-Hujurat [49]: 12).

Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian, Secara definisi Pengertian Suudzon adalah, sebuah anggapan, menganggap, pendapat, menyikapi buruk kepada orang lain. Anggapan ini bisa saja memang apa adanya atau malah sebaliknya yang dapat masuk kedalam bentuk fitnah. Ini akan menjadi lebih berbahaya jika tidak segera diberikan pengertian.

Secara universal, sikap suudzon dibagi jadi 4, ialah suudzon yang haram, suudzon yang dibolehkan, suudzon yang disarankan, serta suudzon yang diharuskan, sebagaimana dilansir dari halaman Dorar.

1. Suuzan yang haram

Berburuk sangka yang haram dicoba merupakan suudzon kepada Allah SWT serta suudzon kepada sesama muslim tanpa fakta yang akurat.

Misalnya, seseorang istri ataupun suami yang menuduh pendampingnya selingkuh, sementara itu tidak terdapat gejala kalau pendampingnya berbuat serong. Perihal inilah yang dilarang Allah SWT sebagaimana tertera dalam surah Al- Hujurat ayat 12.

Contoh suudzon yang diharamkan yang lain merupakan menyangka kalau sesuatu musibah ataupun bencana merupakan wujud azab ataupun laknat Allah SWT. Sementara itu, dapat saja perihal itu ialah tes buat menaikkan derajat iman di sisi Allah SWT.

2. Suuzan yang dibolehkan

Suuzan yang dibolehkan merupakan berburuk sangka pada orang yang rekam jejak masa lalunya sering berbuat maksiat. Kala terjalin sesuatu aksi yang merugikan orang lain ataupun area, orang yang sering melaksanakan perihal itu pantas dicurigai terlebih dulu.

Maka dari itu, sebuah prasangka atau curiga itu jangan sampai berlarut- larut. Tidak hanya itu, pihak berwajib wajib mencari bukti- bukti jelas bila memanglah orang bersangkutan yang melaksanakan perbuatan tercela itu.

Bila tidak ditemui fakta nyata, hingga kurang baik sangka ataupun suudzon wajib dihentikan.

3. Suuzan yang dianjurkan

Dalam keadaan perang ataupun keadaan darurat mengecam jiwa, kurang baik sangka disarankan selaku bagian dari strategi menyusun rencana. Tanpa terdapat dugaan kurang baik, seseorang muslim hendak diguncang dengan muslihat musuh sehingga hendak binasa.

Misalnya, sesuatu kompi pasukan menebak kokoh kalau musuh hendak melanda pada waktu tertentu, hingga mereka wajib berjaga- jaga di kawasan tersebut.

4. Suuzan yang diwajibkan

Suuzan jadi harus bila berkaitan dengan kemaslahatan syariat Islam. Misalnya, suudzon dalam menelusuri perawi hadis yang jujur serta tidaknya.

Apabila terdapat dugaan kurang baik kalau perawi itu sering berbuat aksi tercela, hadis yang dia riwayatkan pantas dicurigai keabsahannya.

7 Dampak Negatif Jika Memiliki Sifat Suudzon

1. Berpotensi menganggu jiwa serta kesehatan mental.

Sepanjang orang suka usil serta cuma mencari- cari kesalahan serta kelemahan orang hingga sepanjang itu pula benak serta perasaan serta pikirannya dipadati oleh perihal negatif, sepanjang itu pula kita tidak hendak maju serta berprestasi.

2. Mengganggu diri.

Beburuk sangka secara kelewatan cuma hendak memunculkan penyakit dendam kesumat yang pada kesimpulannya jika dibiarkan hendak mengganggu diri.

3. Membuat kita tidak produkitf.

Pengalaman membuktikan kalau berburuk sangka cuma membuat kita tidak produktif, malas, serta lebih kerap memakai perasaan buat membela diri yang sesungguhnya tidak butuh dicoba.

4. Susah Buat senang.

Bila perasaan kurang baik sangka ini terus menerus dibesarkan pada orang disekitar kita msialnya sahabat ataupun orang sebelah kita bisa ditentukan kita tidak hendak mendapatkan kebahagiaan dalam hidup ini, sebab perasaan kita senantiasa diliputi oleh rasa dengki serta iri hati.

5. Dapat membuat sakit.

Berburuk sangka dapat membuat kita sakit secara raga. Perihal ini tidaklah hanya kata orang namun sudah dibuktikan secara ilmiah. Dalam riset yang dicoba di Amerika Serikat, partisipan dalam riset yang cuma memfokuskan fikirannya pada masa- masa lalunya yang menyedihkan, sistem imunitas badannya melemah secara signifikan.

Dari riset tersebut, pula nampak terdapatnya ikatan antara kegiatan bagian otak yang berhubungan dengan tekanan mental, serta tentunyahal ini sangat beresiko untuk kesehatan badan kita.

6. Perilaku Pengecut.

Berburuk sangka merupakan suatu yang tidak ksatria serta cenderung melamahkan semangat hidup utuk berkompetisi sehingga kesimpulannya memunculkan perilaku pengecut di dalam diri kita. Pastinya jika kita mau maju, telah benda pasti bermacam berbagai hambatan serta rintangan haruslah dilalu dengan metode yang benar, bukan dengan mencari- cari kesalahan orang lain supaya kita dikira benar.

7. Tidak Rasional.

Sangat tidak rasional jika kita berburuk sangka pada orang lain sebab prestasi yang mereka buat sebab kita lebih memakai aspek perasaan daripada logika perfikir kita, dimana jika kita perkenankan terus menerus perihal ini dapat membuat diri kita jadi kerdil.

Pendapat Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian antara lain:

  • Perilaku teman yang bersuudzon kepada kita tersebut merupakan perilaku yang tidak boleh kita contohkan atau tidak boleh kita teladani.
  • Kita harus menasehati teman tersebut tentang bahaya atau dampak negatif dari perilaku suudzon kepada oranglain.
  • Kita dapat meminta teman yang bersuudzon kepada kita untuk merupakah sikap atau perilakunya tersebut.

Pembahasan

Perilaku suudzon merupakan salah satu bagian dari perilaku tercela yang harus dihindari oleh setiap orang yang beragama islam. Perilaku suudzon merupakan salah satu yang Allah larang bagi umat islam untuk mempraktikkannya. Terdapat dalil naqli yang menjelaskan tentang perilaku suudzon yaitu firman Allah yang terdapat di dalam Surah Al Hujurat ayat yang ke 13. 

Lafadz dari firman Allah menggunakan huruf hijaiyah adalah

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ. 

Lafadz ayat tersebut antara lain menjelaskan tentang:

  • Perintah Allah kepada semua orang mukmin atau orang yang beriman agar menjauhi perilaku berprasangka.
  • Sebagian dari praksanka itu mengandung dosa yaitu prasangka buruk.
  • Perintah Allah kepada semua orang mukmin atau orang yang beriman agar tidak mencari kesalahan orang lain.
  • Perintah Allah kepada semua orang mukmin atau orang yang beriman agar tidak saling mengunjing.
  • Perumpamaan orang yang berburuk sangka, mencari kesalahan orang lain dan suka mengunjing seperti orang yang memakan saudaranya yang sudah mati.
  • Perintah Allah kepada semua orang mukmin atau orang yang beriman agar bertakawa kepada Allah.
  • Terdapat dua Asmaul Husna Allah yang tersebut di dalam ayat tersebut yaitu Asmaul Husna At Tauwwab dan Asmaul Husna Ar Rahim.

Demikianlah postingan pada kesempatan kali ini, semoga dengan adanya contoh soal dan kunci jawaban yang kami bagikan dapat membantu dan menambah ilmu untuk kalian semuanya. Jangan lupa untuk bookmark website ini idpengertian agar tidak ketinggalan informasi menarik lainnya.

“Jika Ada Teman Bersuudzon Kepada Kalian”

Tinggalkan komentar